Kelinci Ku............

Pada tanggal 19 Agustus 2018, saya baru saja membeli
sepasang kelinci di pasar tradisional terdekat dari rumah, usianya sekitar 2-3
Minggu. Ini untuk ke-3 kalinya saya memelihara kelinci, setelah sebelumnya saya
membeli kelinci pertama saat tour perpisahaan sekolah dasar (2008) disalah satu
tempat wisata di Bandung. Pada saat itu saya hanya membeli seekor kelinci saja
ntah berjenis kelamin apa, itupun hanya bertahan sekitar 7-10 hari (lupa).
Untuk kelinci kedua saya tidak membeli tapi diberi oleh seseorang, cukup lama
saya memelihara kelinci ini sekitar 4-5 bulan (lupa) antara tahun 2013/2014
(lupa).
Dari pengalaman saya selama memelihara kelinci, kelinci itu
engga suka dikandang dia suka bebas karena memang kelinci itu sukanya lari-lari,
kalau dia dikandang gampang kena penyakit kulit (SCABIOSIS) seperti budug kalau
bahasa didaerah saya.
Sebelumnya saya memelihara kelinci belum pernah dikasih
minum, karena menurut saya sayuran yang dimakan sudah cukup banyak mengandung
air. Ternyata itu salah guys kelinci butuh minum sediakan saja didekat
kandangnya atau didalam kandangnya.
Dan satu lagi yang saya baru tau kelinci itu boleh
dimandikan jika usianya sudah 6 bulan dan dimandikan 6 bulan sekali saja dan
menggunakan peralatan khusus karena kelinci binatang yang suka membersihkan
tubuhnya sendiri. OMG kelinci baru ku sudah dimandikan ketika sehari setelah
dibeli, semoga gak kenapa-kenapa ya.
Sengaja dibikin kandang dari bata karena kelinci suka ngumpet, dan gak suka kandangnya, dia lebih suka ditanah. Dan maaf ya guys foto kelinci putih-hitamnya kucel, karena dia kemarennya abis dimandiin eh besoknya kena air lagi dari penampung air, dia ada dibawah penampung air yg luber.
Sekian dulu pengalaman tentang kelinci, nanti saya akan
share lagi pertumbuhan kelinci saya ini.