Senin, 20 Agustus 2018

Memelihara Kelinci


 Kelinci Ku............


Pada tanggal 19 Agustus 2018, saya baru saja membeli sepasang kelinci di pasar tradisional terdekat dari rumah, usianya sekitar 2-3 Minggu. Ini untuk ke-3 kalinya saya memelihara kelinci, setelah sebelumnya saya membeli kelinci pertama saat tour perpisahaan sekolah dasar (2008) disalah satu tempat wisata di Bandung. Pada saat itu saya hanya membeli seekor kelinci saja ntah berjenis kelamin apa, itupun hanya bertahan sekitar 7-10 hari (lupa). Untuk kelinci kedua saya tidak membeli tapi diberi oleh seseorang, cukup lama saya memelihara kelinci ini sekitar 4-5 bulan (lupa) antara tahun 2013/2014 (lupa).

Dari pengalaman saya selama memelihara kelinci, kelinci itu engga suka dikandang dia suka bebas karena memang kelinci itu sukanya lari-lari, kalau dia dikandang gampang kena penyakit kulit (SCABIOSIS) seperti budug kalau bahasa didaerah saya.

Sebelumnya saya memelihara kelinci belum pernah dikasih minum, karena menurut saya sayuran yang dimakan sudah cukup banyak mengandung air. Ternyata itu salah guys kelinci butuh minum sediakan saja didekat kandangnya atau didalam kandangnya.

 

Dan satu lagi yang saya baru tau kelinci itu boleh dimandikan jika usianya sudah 6 bulan dan dimandikan 6 bulan sekali saja dan menggunakan peralatan khusus karena kelinci binatang yang suka membersihkan tubuhnya sendiri. OMG kelinci baru ku sudah dimandikan ketika sehari setelah dibeli, semoga gak kenapa-kenapa ya.






Sengaja dibikin kandang dari bata karena kelinci suka ngumpet, dan gak suka kandangnya, dia lebih suka ditanah. Dan maaf ya guys foto kelinci putih-hitamnya kucel, karena dia kemarennya abis dimandiin eh besoknya kena air lagi dari penampung air, dia ada dibawah penampung air yg luber.


Sekian dulu pengalaman tentang kelinci, nanti saya akan share lagi pertumbuhan kelinci saya ini.